Taman Nasional Wasur di Papua, Surga Fauna Endemik Bumi Cenderawasih

Papua adalah wilayah timur Indonesia yang dikenal dengan kekayaan alam yang memukau. Bukan hanya di lautan, tapi juga di daratan.

Saat ke Papua, lokasi wisata yang bisa dituju adalah Taman Nasional Wasur. Tempat konservasi itu memiliki ratusan jenis fauna endemik Papua yang unik.

Misalnya kanguru. Di sana, bisa ditemukan beragam jenis endemik kanguru seperti kanguru lincah, kanguru hutan, kanguru bus dan kanguru pohon.

Kanguru pohon pun menjadi inspirasi dari pembuatan maskot PON Papua 2021 yang sedang digelar. Karakter yang dinamakan Kangpho itu digambarkan sebagai kanguru pohon yang menggunakan rumbai dari kulit kayu di bagian pinggang dan hiasan ukiran khas Papua.

Taman Nasional Wasur juga memiliki lahan basah yang penting bagi burung-burung air di Indonesia dan burung migran dari dan ke Australia serta Selandia Baru. Biasanya, burung migran tersebut banyak yang bermigrasi ke TN Wasur pada Oktober untuk mencari kehangatan.

Tak cuma burung, ikan pun senang berada di TN Wasur ini. Misalnya sumpit loreng, kakap kuning, ikan duri, ikan kaca kecil dan lain-lain. Lalu untuk reptil di lokasi ini ada buaya, biawak, kura-kura leher panjang Irian, kura-kura dada merah, bunglon, dan masih banyak lagi.

Selain menyaksikan fauna yang beragam, di Taman Nasional Wasur ada sejumlah aktivitas wisata yang bisa dinikmati. Misalnya berendam di Kolam Pemandian Biras, berkemah di bumi Perkemahan TN Wasur, menikmati keindahan matahari terbenam sembari berperahu dan berenang di Pantai Ndalir, memancing di Rawa Biru hingga membeli kerajinan tangan di Kampung Wasur dan Yanggandur.

Dari segi kearifan lokal, Taman Nasional Wasur menghadirkan wisata budaya 4 suku adat, yaitu Marori Men-Gey, Kanume, Yeinan dan Malind Imbuti. Penduduk setempat akan menampilkan tari-tarian dan menyajikan hidangan masakan tradisional.

Dengan luas lahan yang mencapai 304.000 hektare, Taman Nasional Wasur masuk 4 wilayah kecamatan di Kabupaten Merauke Papua. Jaraknya bisa ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit dari pusat kota.

LAURENSIA FAYOLA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.