Luhut: Kita Mungkin Akan Hidup Bertahun-tahun ke Depan dengan Masker

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut tingkat kepatuhan masyarakat menggunakan masker hingga Agustus 2021 ini telah mencapai 82 persen. Angka ini naik 5 persen dibandingkan Februari Maret 2021.

Luhut menyebut bukan pekerjaan yang mudah untuk menaikkan tingkat kepatuhan ini. Sehingga, Luhut pun mengajak masyarakat untuk membudayakan pemakaian masker karena merupakan salah satu alat disamping vaksin dalam mencegah penularan varian Delta.

“Karena kita mungkin akan hidup dalam bertahun-tahun ke depan dengan masker ini,” kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 9 Agustus 2021.

Imbauan ini disampaikan Luhut saat mengumumkan perpanjangan PPKM Level 4 Jawa Bali hingga 16 Agustus 2021. PPKM diperpanjang karena pemerintah ingin menjaga momentum penurunan kasus Covid-19, perawatan di rumah sakit, hingga angka kematian dalam beberapa hari terakhir.

Di sisi lain, Luhut juga melaporkan jumlah testing dan tracing Covid-19 terus meningkat. Menurut dia, jumlah spesimen atau yang yang dites Covid-19 (testing) sudah naik tiga kali lipat sejak Mei 2021.

Sementara untuk tracing, Luhut menyebut keterlibatan TNI Polri mampu meningkatkan jumlah kontak erat pasien Covid-19 yang berhasil dilacak (tracing). Akan tetapi, Luhut menyadari tracing di beberapa daerah masih dilakukan manual karena keterbatasan internet di wilayah pedesaan.

Untuk itu, pemerintah akan memperbanyak jumlah digital tracer di lapangan. Lalu, pemerintah juga akan memperbaiki aplikasi SiLacak (Sistem Informasi Pelacakan) yang biasa digunakan untuk tracer Covid-19, agar lebih adaptif.

Terakhir dalam hal kecepatan vaksinasi harian, kata Luhut, pemerintah mencatat sudah ada kenaikan laju di beberapa provinasi dan wilayah aglomerasi. “Hal ini tentu saja akan membantu pengendalian Covid-19 akibat varian Delta,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.