Eks Direktur WHO Bicara Kematian Harian Covid-19 Indonesia Lampaui Amerika

Penambahan angka kematian akibat Covid-19 Indonesia tercatat paling tinggi secara global pada Jumat, 20 Agustus 2021. Menurut data yang dihimpun Worldmeters dari pelaporan negara-negara di dunia, kematian di Indonesia bertambah 1.348 pada hari itu.

“Ini berdasarkan data harian global per kemarin ya,” ujar Guru Besar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Tjandra Yoga Aditama, yang juga Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara periode 2018-2020, Sabtu pagi 21 Agustus 2021.

Di posisi kedua, penambahan angka kematian tertinggi berasal dari Amerika Serikat sebanyak 1.000, disusul Rusia 785 jiwa nomor tiga, keempat Brasil 778 jiwa, dan kelima Iran sebanyak 555 jiwa.

Dari segi penambahan jumlah kasus positif, Indonesia terbanyak nomor delapan pada hari yang sama. Indonesia melaporkan penambahan sebanyak 20.004 kasus baru Covid-19. Amerika Serikat melaporkan penambahan kasus harian terbanyak yakni 129.570 kasus. Disusul Inggris 37.314 kasus, India 34.296 kasus, Brasil 33.887 kasus, Iran 28.833 kasus, Prancis 22.319 kasus, dan Rusia 20.992 kasus.

Melihat data tersebut, Tjandra menyarankan tujuh langkah penanggulangan pandemi yang sudah berlangsung sejak 2020 lalu itu. Langkah tersebut di antaranya, analisa kematian di lapangan, audit mortalitas rumah sakit, pembatasan sosial, tes dan telusur. “Juga vaksinasi, penanganan isoman, dan penanganan rumah sakit,” tutur dia.

Secara total, Indonesia menempati posisi ke-13 kasus infeksi Covid-19 terbanyak di dunia, jumlahnya mencapai 3.950.304 kasus. Posisi lima besar terbanyak ditempati oleh Amerika Serikat lebih dari 38,3 juta kasus; India 32,3 juta kasus; Brasil 20,5 juta kasus; Rusia 6,7 juta kasus; dan Prancis 6,5 juta kasus.

Jumlah keseluruhan di dunia, Covid-19 sudah menginfeksi lebih dari 211,4 orang dan total korban yang meninggal sebanyak 4,4 juta orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.